Posted by: weldingsmkthpati | 11000000Friday08, 2008

STRUKTUR PROGRAM TEKNIK LAS

Kegiatan belajar mengajar (KBM) pada Program Keahlian Teknik Las SMK Tunas Harapan Pati terbagi menjadi 4, yaitu :

  1. Kegiatan belajar mengajar Normatif
  2. Kegiatan belajar mengajar Adaptif
  3. Kegiatan belajar mengajar Produktif
  4. Kegiatan praktik kerja industri di Dunia Usaha/Industri (DU/DI)

Kegiatan belajar mengajar Normatif mencakup materi :

  1. Pendidikan Agama
  2. Pendidikan Kewarganegaraan
  3. Bahasa Indonesia
  4. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
  5. Seni Budaya

Kegiatan belajar mengajar Adaptif  mencakup materi :

  1. Bahasa Inggris
  2. Matematika
  3. Ilmu Pengetahuan Alam
  4. Fisika
  5. Kimia
  6. Ilmu Pengetahuan Sosial
  7. KKPI (Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi)
  8. Kewirausahaan

Kegiatan belajar mengajar Produktif mencakup materi :

  1. Pengetahuan dasar teknik las
  2. Kompetensi kejuruan teknik las

Pengetahuan dasar tenik las mencakup materi :

  • Dasar-dasar teknologi bahan
  • perhitungan element mesin
  • Teknik kerja bangku
  • Gambar teknik dasar (Menggambar dan membaca sketsa)

Kompetensi kejuruan teknik las mencakup materi :

  • Teknik pekerjaan bubut
  • Teknik penggerindaan
  • Memotong panas dan gouging secara manual
  • Mengelas dengan proses las oksi asetilen
  • Mengelas dengan proses las busur metal manual
  • Mengelas dengan proses las gas metal
  • Mengelas dengan proses las gas tungsten
  • Gambar teknik las (Membaca gambar teknik)
  • Mengelas tingkat lanjut dengan proses las oksi asetilen
  • Mengelas tingkat lanjut dengan proses las busur metal manual
  • Mengelas tingkat lanjut dengan proses las gas metal
  • Mengelas tingkat lanjut dengan proses las gas tungsten

Kegiatan praktik kerja industri diatur sesuai ketentuan sekolah dan dilaksanakan oleh tim pogja praktik kerja industri.


Responses

  1. salut…deh..! teruskan berkarya dan berkreasi. Dunia pendidikan sangat membutuhkan guru seperti anda.maju terus..semoga sukses untuk anda.

    salam
    rozerna
    Guru mtsn Legok-Tangerang

  2. I am a weld teacher at SMK Kodeco Simp. Empat,,, I hope SMK pupil be a leaders for future in Indonesian Country…..
    SMK BISA…..!

  3. Saya praktisi pengelasan. Selama ini yang saya lihat para siswa SMK bidang pengelasan masih kurang dapat “dijual” di dunia industri. Apa karena jam prakteknya kurang banyak ya…? By the way maju terus pengelasan di Indonesia…!!!

    • menurut saya. bukan hanya kurangnya waktu untuk memperdalam ilmu pengelasan. tetapi juga dari faktor kualitas pembelajaran, guru, serta sarana dan prasarananya. faktor kualitas pembelajaran : pembelajaran hanya sebatas ilmu-ilmu pengelasan dasar, kurang aplikatif, dan tidak menggunakan standar baku pengelasan yang berlaku di dunia. faktor guru: kualitas guru yang memahami tentang ilmu pengelasan di negeri ini sangat minim. dan bahkan kebanyakan tidak menguasai komptensi teknis yang memadai seperti yang diharapkan dunia industri. sarana dan prasarana yang tidak memadai terhadap tuntutan kebutuhan ilmu pengelasan menjadikan kedalaman ilmu pengetahuan dan keterampilan ilmu pengelasan menjadi kurang. bagaimana mungkin sekolah menyediakan mesin-mesin las yang memenuhi standar industri ?, memenuhi material yang beraneka ragam jenis dan dimensi untuk memenuhi tuntutan ilmu pengelasan ? padahal pengeluaran tersebut tidak memberikan nilai profit bagi sekolah. sudah siapkah sekolah untuk berkorban untuk itu semua?

  4. saya masih bingung dengan mitos ngelas harus melepas aki. tolong dijelasin dong.

    • accu adalah baterai yang memiliki arus DC. terlihat ada kutub + dan -. proses pengelasan terjadi jika katoda dan anoda bertemu dan terjadi busur listrik mana kala terdapat jarak di antaranya yang disebabkan lompatan arus yang tinggi. semua rangkaian pada kendaraan akan teraliri olah arus listrik tersebut. jika proses las menggunakan arus AC, maka aliran arus listrik akan bolak-balik dengan sangat cepatnya. dari anoda ke katoda, dari katoda ke anoda begitu seterusnya. jika pengelasan menggunakan arus DC, maka arus pengelasan akan satu arah. tergantung pemasangan kabel elektrodanya. dapat juga dari kutub negatif ke positif atau sebaliknya. accu yang terpasang pada kendaraan kutub-kutubnya terhubung pada rangkaian yang ada di kendaraan tersebut. padahal accu adalah jenis sumber arus DC yang tidak boleh dibolak-balik pemasangannya. itulah mengapa accu diharapkan dilepas pada saat proses pengelasan dilakukan.
      accu juga bisa untuk mengelas…

  5. ass. tolong donk kirimin materi tentang haz


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: